Koran Manado News – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dibawah kendali Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr Richard Sualang (AARS) serta Sekretaris daerah (Sekda) dr Steven Daniel, MPH laksanakan konferensi pers awal tahun 2026.
Pemkot Manado di tahun 2025 sudah melakukan berbagai pembangunan, menata organisasi supaya profesional melaksanakan manajemen talenta termasuk pendidikan, kesehatan, menata manajemen ASN dan mengupgrade infrastruktur termasuk penutupnya TPA yang maksudnya adalah regulasi dari kementerian yaitu sanitary land fill jadi sampah di tutup tanah jadi buka ditutup TPA-nya.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr Richard Sualang (AARS) didampingi Sekretaris daerah (Sekda) dr Steven Daniel, MPH, saat konferensi pers awal tahun Pemkot Manado untuk mengevaluasi program tahun 2025 dan rencana program tahun 2026 yang digelar di salah-satu Restoran di Jalan WR Supratman, Lawangirung Kecamatan wenang, Jumat (23/01/2026).

“Terkait TPA, Kita sudah melakukan sanitary land fill dan memperbaiki serta menjaga agar gas metan tetap aman bagi masyarakat sekitar,” ucap Angouw.
Lanjut Angouw, selain itu banyak yang sudah du upgrade diantaranya PSU dan lingkungan, meningkatkan fasilitas layanan air minum, kapasitas IPA dan sebagian jaringan ditingkatjan. Saat ini sambungan rumah sudah 25 ribu dan berharap 2030 nanti sudah berada di sekitar 80 ribu atau 75 persen.

“Akhir tahun 2025 kita juga sudah mengupgrade angkutan umum atas bantuan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan dan itu juga mamang ada di Visi Misi AARS yaitu transportasi umum yang efisien dan nyaman bagi masyarakat berupa bus trans Manado. Saat ini masih gratis karena masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan,” terang Angouw.

Untuk program-program yang lain Pemkot Manado sudah mulai mengupgrade yang pastinya setiap tahun itu di upgrade seperti infrastruktur pengelolaan sampah seperti motor sampah, truk sampah diperbaharui secara bertahap dan tahun 2025 sudah ada truk road sweeper yang sudah beroperasi dan akan ditingkatkan terus sesuai kemampuan.
Untuk 2026 kata Andrei Angouw Pemkot Manado akan melakukan program yang sama tapi tentu dengan lebih terbatas karena kena pemotongan anggaran sekitar 200 ratusan miliar TKD, Namun akan berusaha, karena gaji kan tidak dipotong, pelayanan dasar tidak berkurang.

“Jadi program-program pembangunan tentu berkurang anggarannya. Tapi kita akan maksimalkan dari apa yang ada dan itu tugas kita sebagai manajemen untuk memaksimalkan resources yang ada dan perlu untuk mengeluh. Untuk program tahun 2026 sama menuju Visi Misi bagaimana membuat Kota Manado Maju dan Sejahtera, harus indah, nyaman dan harus bisa menarik orang untuk datang baik sebagai wisatawan ataupun untuk tinggal di Kota Manado,” tandasnya.
Nampak hadir Kadis Kominfo Kota Manado Yanti Mongkau, Kabid Jetty Mukuan, Ketua APM Steven Rondinuwu, SH, staf Kominfo serta Aliansi Pers Manado (APM) serta staf Dinas Kominfo (ferry)






