PT DAW Hadirkan Perspektif Baru tentang “The Next Customer”

Koran Manado News— Perubahan generasi turut membawa perubahan pada cara konsumen mencari informasi, membentuk preferensi, mengambil keputusan, hingga berinteraksi dengan sebuah brand. Memahami perubahan tersebut menjadi penting bagi bisnis untuk dapat terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan customer yang terus berkembang.

Bacaan Lainnya

Melihat kondisi tersebut, PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) menggelar forum “The Next Customer: Understanding Young Manado, Anticipating Tomorrow” yang diikuti oleh para Kepala Cabang Dealer Honda di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Network Head Development Training, sebagai proses pengembangan pimpinan jaringan sepeda motor Honda, yang sekaligus dirancang untuk memberikan pemahaman lebih mendalam kepada para Kepala Cabang mengenai generation shifting, khususnya perubahan karakter, pola pikir, kebiasaan, dan perilaku generasi muda yang menjadi bagian dari customer saat ini sekaligus future customer.

Perubahan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari perkembangan teknologi digital dan media sosial, perubahan lifestyle, kondisi ekonomi, hingga semakin beragamnya pilihan produk dan layanan. Hal ini turut mengubah cara generasi muda mengenal sebuah produk, mempertimbangkan pilihan, serta menentukan brand yang mereka percaya.

Forum menghadirkan tiga narasumber dari perspektif yang berbeda, yaitu Frederik G. Worang, SE. BSBA. MCom. PhD, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi (FEB UNSRAT), serta influencer Kelly Kourtney dan Diego Taka, yang juga merepresentasikan perspektif generasi Z.

Frederik G. Worang memberikan perspektif akademis mengenai perubahan perilaku konsumen dan pentingnya memahami pergeseran karakter antar-generasi dalam melihat perkembangan bisnis.

“Generation shifting membuat pola perilaku konsumen ikut berubah. Karena itu, bisnis perlu memahami bukan hanya siapa customer-nya, tetapi juga bagaimana mereka berpikir dan mengambil keputusan,” ujar Frederik G. Worang, SE. BSBA. MCom. PhD.

Sementara itu, Kelly Kourtney membagikan perspektif langsung dari generasi muda, terutama mengenai bagaimana Gen Z berinteraksi dengan brand di tengah perkembangan media sosial dan digital.

“Gen Z sangat terbiasa mencari informasi sendiri. Kami melihat review, konten, dan pengalaman orang lain sebelum menentukan pilihan. Jadi, brand perlu hadir dengan komunikasi yang relevan dan autentik,” ungkap Kelly Kourtney.

Perspektif berbeda juga hadir dari Diego Taka, yang turut memberikan gambaran mengenai kebiasaan dan ekspektasi generasi muda dalam melihat sebuah brand.

Melalui forum ini, para Kepala Cabang diharapkan dapat memperoleh sudut pandang baru mengenai perubahan generasi dan memahami bagaimana generation shifting dapat memengaruhi customer journey, ekspektasi, serta pola interaksi customer dengan dealer.

Cleve Wanget, Network Development Dept Head PT DAW, mengatakan bahwa pemahaman terhadap perubahan generasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jaringan dealer menghadapi customer di masa mendatang.

“Customer berubah, maka cara kita memahami dan melayani customer juga perlu ikut berkembang,” ujar Cleve Wanget.

Forum “The Next Customer: Understanding Young Manado, Anticipating Tomorrow” menjadi salah satu upaya PT DAW untuk memperkuat perspektif para pemimpin jaringan dealer agar semakin siap menghadapi perubahan karakter customer dan perkembangan bisnis di masa mendatang. (ferry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *