Batang,Koranmanadonews.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta memperkuat komitmen transformasi layanan kelistrikan terintegrasi dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2025.
Direktur Ritel dan Niaga PT PLN (Persero) Adi Prayitno mengatakan, pesatnya pertumbuhan kawasan industri di Jawa Tengah, seperti Batang Industrial Park, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, dan KEK Industropolis Batang, membutuhkan layanan listrik yang lebih cepat, responsif, dan terintegrasi.
Sinergi Enam Entitas
PLN Hub mengintegrasikan layanan dari enam entitas PLN Group, yaitu Icon Plus, Indonesia Power, Electricity Services, PLN Energy Management Indonesia (EMI), PLN Insurance, dan PT Solusi Sinergi Utama. Melalui sinergi ini, pelanggan industri dapat mengakses beragam layanan, mulai dari optimalisasi konsumsi energi, peningkatan kualitas daya, layanan cepat tanggap, hingga solusi energi baru dan terbarukan, dalam satu titik layanan.
Selain meluncurkan PLN Hub, Adi Prayitno juga meresmikan ULP Gringsing. Unit ini diharapkan mampu mempercepat respons layanan dan mendukung pengembangan kawasan Batang secara menyeluruh.
“Jawa Tengah dan DIY kini menjadi pusat pertumbuhan industri nasional. Dengan PLN Hub dan ULP Gringsing, kami berupaya menjadi mitra strategis pelanggan dalam mencapai efisiensi dan keberlanjutan energi,” ujarnya.
Dukungan Pertumbuhan Ekonomi
General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, menambahkan bahwa kehadiran PLN Hub merupakan wujud dukungan PLN terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi.
“Ini merupakan kehormatan bagi kami untuk dapat berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyediaan listrik yang andal dan berkualitas,” katanya.
Sebagai simbol kesiapan PLN, pada kesempatan itu juga dilakukan penyalaan serentak kepada 25 pelanggan listrik tegangan menengah di wilayah Jawa Tengah dan DIY dengan total daya tersambung sebesar 50,32 Mega Volt Ampere (MVA).(ferry)






