Koran Manado News – Perumda Pasar Kota Manado mulai memperketat pengawasan dan penertiban di seluruh pasar yang dikelola perusahaan daerah tersebut jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas dan aktivitas pasar berjalan sesuai fungsi, serta mencegah terjadinya kekacauan akibat pedagang berjualan di area terlarang,” ungkap Direktur Utama Perumda Pasar Kota Manado, Lucky Senduk, saat konferensi pers, di Kantor Perumda Pasar Kota Manado, Shopping Centre Lt 2, Senin,(24/11/2025).
Menurutnya, program pengawasan intensif ini sudah berjalan sejak 1 Oktober 2025, di mana jajaran direksi secara bergantian turun langsung memonitor aktivitas pasar mulai pukul 03.00 hingga 06.00 WITA setiap hari.
“Kami memastikan ketertiban di semua pasar, terutama menjelang hari besar keagamaan. Jangan sampai kondisi kembali semrawut seperti sebelumnya,” tegasnya.
Senduk mengatakan bahwa sejak September ditemukan sejumlah pedagang, khususnya yang tidak terdata sebagai mitra resmi, mulai berjualan di area parkiran dan titik-titik yang dilarang.
Hal ini, kata Senduk, sangat berpotensi mengacaukan tata kelola pasar yang sudah ditetapkan.
“Kami sudah menetapkan pembagian sektor baik daging, sembako, ikan, sayuran. Semua punya tempatnya. Area parkir tetap harus menjadi parkir, foodcourt harus tetap foodcourt,” tandas Senduk.
Lanjutnya, Pedagang grosir yang memasok bahan kebutuhan ke Pasar Bersehati tetap diberi kelonggaran waktu berjualan pukul 03.00–06.00, namun di lokasi khusus yaitu di bawah Jembatan Soekarno.
“Mereka grosir, bukan pedagang eceran. Jika mereka menjual eceran, tentu merugikan pedagang yang menetap di dalam pasar,” tukasnya.
Terkait isu pungutan liar (pungli) yang sempat mencuat, Senduk mengungkapkan bahwa sejak awal Oktober Perumda telah mengumumkan secara terbuka, baik melalui media resmi maupun pengumuman lisan di pasar, bahwa masyarakat dipersilakan melapor jika menemukan pungli dengan bukti yang jelas.
“Kami bahkan memberikan hadiah kepada pelapor. Kalau ada karyawan Perumda terlibat pungli, sanksinya tegas sampai pemberhentian,” tegas Senduk.
Dia juga menyinggung video viral yang menuding adanya korupsi dalam penertiban parkiran pada Minggu pagi. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap menghadapi proses hukum jika ada tuduhan tidak berdasar.
“Mereka silakan buktikan. Kalau tidak terbukti, itu pencemaran nama baik, dan kami akan memproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.
Menghadapi puncak aktivitas jelang Natal dan Tahun Baru, Perumda Pasar Manado memastikan pengawasan akan terus dilakukan setiap hari hingga bulan Desember.
“Kami tetap konsisten menjaga pasar tetap aman, nyaman, dan tertib. Ini demi kepentingan pedagang, pengunjung, dan kelancaran seluruh aktivitas pasar,” pungkas Senduk.
Ditempat yang sama, Direktur Umum Perumda Pasar Kota Manado Irving Kurniawan Biki menghimbau sekaligus berharap kepada pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar.
Menurutnya, seluruh program pengawasan dan penataan yang dilakukan sejak awal Oktober merupakan bagian dari agenda rutin tahunan yang diprioritaskan menjelang momen-momen besar seperti Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan seluruh kegiatan di pasar berjalan sesuai aturan serta tetap kondusif.
“Kami sejak akhir September bahkan sudah mulai melakukan sosialisasi kepada pedagang di Pasar Bersehati dan pasar lainnya melalui pengeras suara dan turun langsung di lapangan. Kami menghimbau seluruh pedagang dan pengunjung untuk tetap mengikuti aturan yang ditetapkan Perumda Pasar Manado,” ujar Biki.
Lanjutnya, penataan yang sementara berjalan termasuk pembenahan di Pasar Bersehati, dilakukan demi menciptakan lingkungan pasar yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
“Komitmen Direksi adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menjelang hari-hari besar keagamaan, kami ingin memastikan pasar berada dalam kondisi yang benar-benar aman dan nyaman bagi pengunjung. Ini juga untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” tandas Biki.
Dikatakannya, keberhasilan menciptakan pasar yang lebih baik tidak hanya bergantung pada pihak direksi dan manajemen, namun membutuhkan dukungan penuh semua pihak.
“Ini adalah harapan bersama. Para pedagang, stakeholder, dan masyarakat tentu ingin Pasar Bersehati menjadi lebih baik ke depan. Karena itu kami sampaikan secara terbuka bahwa kami sangat membutuhkan kerja sama semua pihak untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan di pasar,” tukas Biki.
Sementara itu, Direktur Bisnis Perumda Pasar Kota Manado Jeffry Salilo, menghimbau kepada masyarakat pengguna pasar Bersehati maupun pasar besar lainnya agar tetap menjaga ketertiban dan juga kebersihan pasar.
“Dan kalau bisa, pengguna pasar silahkan berbelanja di anggar tempat jual macam-macam sektor, baik barito dan kebutuhan lainnya, ” kunci Salilo. (ferry)






