Panen jagung tersebut dilakukan di lahan seluas 1,8 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai kurang lebih 10 ton. Adapun harga jual jagung di tingkat petani berada pada kisaran Rp6.300 hingga Rp6.500 per kilogram, yang dinilai cukup kompetitif dan memberikan dampak positif bagi pendapatan petani.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Manado menyampaikan apresiasi kepada para petani yang terus berkomitmen mengelola sektor pertanian di tengah berbagai tantangan. Ia menegaskan bahwa pertanian merupakan salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
“Pemerintah Kota Manado terus mendorong dan mendukung para petani agar produktivitas pertanian tetap terjaga. Panen jagung hari ini menjadi bukti bahwa dengan kerja keras dan pendampingan yang tepat, pertanian mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat,” ujar dr. Richard Sualang
Ia juga berharap hasil panen yang baik ini dapat memotivasi kelompok tani lainnya untuk terus mengembangkan potensi pertanian, sekaligus memperkuat kemandirian pangan di Kota Manado.
Kegiatan panen jagung tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPKP) Kota Manado, M.Sofyan, Camat Mapanget Deysie Kalalo, beserta jajaran, serta para anggota Kelompok Tani KOKA dan masyarakat setempat. (***)






