APBD Perubahan Manado 2026 Naik Rp211 Miliar, Wawali Richard Sualang: Fokus Infrastruktur dan Publik

Koran Manado News — Kota Manado mengusulkan Para Dapatan Pendapatan Penunan Dan kenaikan Kabupaten (APBR Tahun) Perubahan Tahun 2026 dari, Rp5 triliun Rp1,7388.

Usulan tersebut meliputi Waris Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Manadodo agenda agenda II tingkat Ranperda Bahasa

Bacaan Lainnya

Rapat di Kantor DPRD Kota Manado, Jalan Dr. S.H. Sarundajang, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapaget, dipimpin Wakil Ketua DPRD Manado Mona C. Kloer, S.H., M.H., mewakili Ketua DPRD Manado Apt. Dra. Aaltje Dondodambey, M.Kes.

Dihadiri langsung Wakil Wali Kota Manado dr Richard Sualang, didampingi Sekretaris Daerah Kota Manado, dr. Steaven Dandel dan Asisten 1 Julises Oehlers dan Asisten III Donald Supit.

Wawali Manado dr Richard Sualang menyampaikan bahwa Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD-P) Kota Manado Tahun Anggaran 2026 mengalami kenaikan signifikan.

“Total APBD yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp1,527 triliun, dalam rancangan perubahan meningkat menjadi Rp1,738 triliun, “ kata Wawali Sualang.

Dikatakan Wawali Sualang, bahwa Kenaikan total APBD mencapai sekitar Rp211,12 miliar. Perubahan tersebut merupakan tindak lanjut setelah Pemerintah Kota Manado dan DPRD menyepakati Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Sementara untuk Pendapatan naik Rp52,14 Miliar, dalam rancangan perubahan, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp1,573 triliun, naik dari APBD induk sebesar Rp1,521 triliun, “ ujar Wawali Sualang.

Sedangkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) kata Wawali Manado, menjadi salah satu komponen yang mengalami peningkatan.

“PAD yang sebelumnya ditargetkan Rp561,79 miliar, naik menjadi Rp591,45 miliar,ujarnya.

Sementara, pendapatan transfer meningkat dari Rp956,03 miliar menjadi Rp978,51 miliar. Adapun lain-lain pendapatan daerah yang sah tetap sebesar Rp3,5 miliar.

Belanja melonjak Rp211 Miliar, perubahan paling mencolok terlihat pada sisi belanja daerah. Belanja daerah yang dalam APBD induk ditetapkan sebesar Rp1,490 triliun, meningkat menjadi Rp1,701 triliun dalam rancangan perubahan.

Belanja operasi menjadi komponen terbesar, yakni mencapai Rp1,468 triliun, meningkat dari sebelumnya Rp1,331 triliun.

Kemudian belanja modal naik cukup signifikan dari Rp154,59 miliar menjadi Rp228,59 miliar. Sementara belanja tidak terduga justru turun dari Rp5 miliar menjadi Rp4,35 miliar, “ungkap Sualang.

Sementara, SiLPA jadi sumber pembiayaan, pada sektor pembiayaan, penerimaan pembiayaan melonjak dari Rp5,94 miliar menjadi Rp164,92 miliar. Sumber penerimaan tersebut berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

Sedangkan, pengeluaran pembiayaan ditetapkan sebesar Rp36,47 miliar, tidak berubah dari APBD induk. Pengeluaran tersebut antara lain dialokasikan untuk penyertaan modal daerah sebesar Rp2,5 miliar serta pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo sebesar Rp33,97 miliar.

Defisit Rp128,45 Miliar, dengan perubahan tersebut, struktur APBD Kota Manado 2026 mengalami defisit. Selisih antara pendapatan dan belanja daerah tercatat sebesar Rp128,44 miliar. Defisit tersebut akan ditutup melalui pembiayaan netto dengan nilai yang sama, ” ungkap Wawali Sualang.

Wawali Richard Sualang mempersilakan Banggar DPRD dan TAPD Kota Manado selanjutnya untuk melakukan pembahasan.

” Saya berharap rangkaian proses pembahasan dapat berlangsung lancar dan sukses sehingga Ranperda Perubahan APBD 2026 dapat segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Hal ini penting untuk memastikan pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah hingga akhir tahun anggaran berjalan optimal, “kata Sualang.

Terima kasih kepada anggota dan pimpinan DPRD Kota Manado serta semuanya atas perhatian yang telah diberikan dalam mengikuti penyampaian pengantar nota keuangan APBD Perubahan tahun anggaran 2026,” pungkas Wawali Sualang.

Hadir juga dalam rapat ini, Forkopimda Kota Manado, Para Kepala OPD, para Camat, Sekwan Manado Steven Rende, Staf Sekretariat DPRD Kota Manado.(ferry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *