Koran Manado News- Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) merayakan HUT ke -100 Tahun. Perayaan ini dirangkaian dengan kegiatan Selebrasi Paskah.
Acara dipusatkan di Lapangan Sparta Tikala dan Lapangan Sindulang Mas, Kota Manado Sulawesi Utara, Senin (06/04/2026).
Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Th, dalam pesan Paskah menyampaikan, Pemuda GMIM diminta agar selalu mengingat Tuhan, jangan meninggalkan gereja, dan pantang menyerah di tengah pergumulan.
Ketua BPMS GMIM Pdt.Dr Adolf Katuuk Wenas, MTh, Sekum PGI Pdt. Darwin Darmawan, dan Ketua Kompelka Pemuda Sinode GMIM Pnt. Rio Dondokambey, BSc MM dan Tim Penyusun foto bersama usai Launching Buku 100 Tahun Pemuda GMIM, dalam Ibadah Syukur dan Selebrasi Paskah, dilapangan Sparta Tikala Manado, Senin, (06/04/2026).(foto ferry)
“Silakan berkreasi, bersukaria di masa muda, tetapi ingatlah Tuhanmu Yesus Kristus mati, tapi bangkit di hari ketiga,” ungkap Pdt. Wenas.
Ia mengingatkan, agar para pemuda gereja bersikap ‘militan’ dalam menjaga persekutuan GMIM supaya tetap eksis dan menjadi berkat bagi semua orang.
“Jangan tinggalkan gereja. GMIM harus di hati. Apapun alasanmu, cintailah gerejamu. Jadilah pemuda GMIM yang menjadi kebanggaan bagi gereja,” kata Pdt. Wenas.
Ia meminta, agar pemuda GMIM tetap tegar, teguh meskipun banyak pergumulan dan tantangan dalam menjalankan organisasi pemuda gereja.
“Jangan pernah menyerah. Pemuda GMIM Obor Pembangunan! Nyalakan terus obor itu di mana kamu berada supaya tetap bersinar,” ujar Pdt Wenas.(ferry)







