Purnabakti ASN, Reyn Heydemans Lanjutkan Pengabdian Lewat Dunia Advokasi

Reyn Heydemans SE, Ak, SH, MSi

Koran Manado News- Setelah menuntaskan perjalanan panjang di dunia birokrasi, Reyn Heydemans memilih melanjutkan pengabdian kepada masyarakat melalui jalur yang berbeda. Memasuki masa purnabakti dari lingkungan Pemerintah Kota Manado, ia kini menapaki peran baru sebagai advokat.

Langkah tersebut menjadi babak lanjutan dari pengabdian yang selama ini dibangun melalui berbagai posisi strategis di pemerintahan. Dengan pengalaman yang terbentuk selama puluhan tahun, Reyn menilai pelayanan kepada masyarakat tidak harus berhenti ketika masa tugas sebagai aparatur negara berakhir.

 saat

Reyn Heydemans SE, Ak, SH, MSi saat pengambilan sumpah sebagai advokat

Selama berkarier di pemerintahan, Reyn Heydemans SE, Ak, SH, MSi pernah mengemban sejumlah jabatan penting.

Ia tercatat pernah memimpin wilayah sebagai Camat Mapanget, Camat Malalayang, Camat Tuminting, dan Camat Paal Dua. Selain itu, ia juga dipercaya memimpin sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Manado serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran.

Pengalaman tersebut membentuk pemahaman yang luas terhadap dinamika pelayanan publik serta persoalan masyarakat dari tingkat wilayah hingga tata kelola pemerintahan kota.

Kini, melalui profesi advokat, Reyn menyatakan komitmennya untuk tetap hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan pendampingan dan membantu memperjuangkan hak-hak hukum secara profesional.

“Purnabakti bukan akhir dari pengabdian. Ini menjadi ruang baru untuk tetap berkontribusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui profesi advokat,” ujarnya.

Keputusan tersebut turut mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Rekam jejak panjang di lingkungan pemerintahan dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan profesi baru yang menuntut integritas, pemahaman regulasi, serta kedekatan terhadap persoalan masyarakat.

Peralihan dari birokrasi menuju dunia advokasi menjadi penanda bahwa semangat melayani dapat terus berjalan, meski melalui peran yang berbeda. Dari menyusun dan menjalankan kebijakan, kini hadir dalam upaya memperjuangkan keadilan melalui jalur hukum. (ferry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *