Koran Manado News – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) kembali menyasar penguatan ekonomi masyarakat. Kali ini, PLN UID Suluttenggo melalui PLN UP3 Gorontalo meresmikan pembangunan Gudang Kacang dan akses jalan paving blok di Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Program tersebut diharapkan menjadi pengungkit pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis komoditas kacang tanah yang selama ini menjadi salah satu andalan perekonomian warga.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan keberadaan gudang penyimpanan akan membantu menjaga kualitas hasil panen sekaligus memperkuat rantai pasok komoditas pertanian.
“Kehadiran gudang penyimpanan diharapkan mampu menjaga mutu hasil panen kacang tanah warga Tilihuwa, memperkuat ketahanan pangan, hingga memicu tumbuhnya ekosistem UMKM olahan lokal. Di sisi lain, jalan paving blok akan mempercepat mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian,” kata Usman.
Manager PLN UP3 Gorontalo, Hanggoro Nur Purwanto, menjelaskan bantuan tersebut merupakan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.
“Kami berharap fasilitas ini dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga mampu meningkatkan daya saing masyarakat serta mendukung pengembangan potensi daerah dalam jangka panjang,” ujarnya.
Pemerintah Kelurahan Tilihuwa menyambut positif program tersebut. Kepala Kelurahan Tilihuwa, Jefri Djahidi, menyatakan bantuan dari PLN menjadi solusi nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini membutuhkan fasilitas penyimpanan hasil panen dan akses jalan yang lebih baik.
Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat, Amir Usman. Ia berharap keberadaan gudang dan jalan paving blok dapat menjadi pemicu lahirnya usaha-usaha baru berbasis olahan kacang tanah sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Melalui program TJSL, PLN menegaskan komitmennya tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga mendukung pembangunan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi dan pemberdayaan di tingkat lokal.(ferry)






