Implementasi Sistem Sosial Digital Nasional, Pemkot Manado Gencar Jalankan Program Pendaftaran Perlinsos

Koran Manado News – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado tengah gencar menjalankan program pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) sebagai bagian dari implementasi Sistem Sosial Digital Nasional.

Langkah ini bertujuan memastikan seluruh masyarakat, termasuk aparatur sipil negara non-PNS, terdata secara akurat dalam basis data perlindungan sosial pemerintah pusat.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, saat meninjau proses pendaftaran Perlinsos bagi sekitar 2.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Pemkot Manado.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado pada Senin (27/7/2026) ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Yanti Mongkau, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Erwin Kontu, Kepala Dinas Sosial Lenda Pelealu, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Novly Siwi.

Dalam tinjauannya, Wawali dr. Richard Sualang menekankan pentingnya integrasi data kependudukan digital sebelum masuk ke sistem Perlinsos.

“Tentunya kita harus mendaftarkan masyarakat pertama melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD), kemudian baru mendaftarkan ke Perlinsos,” ucap Sualang menjelaskan alur teknis pendaftaran.

Ia menambahkan bahwa Pemkot Manado telah menyiapkan agen-agen Perlinsos yang bertugas membantu masyarakat dalam proses pendaftaran. Sebagai bentuk keteladanan dan percepatan target, seluruh P3K di lingkungan Pemkot Manado yang berjumlah sekitar 2.000 orang menjadi prioritas pertama yang didaftarkan secara massal pada hari tersebut.

Pendaftaran massal terhadap P3K ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat umum untuk lebih proaktif mendaftarkan diri ke dalam sistem Perlinsos.

Wawali menginstruksikan agar aparatur pemerintah mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan (RT/RW) turut bergerak aktif membantu warga yang belum terdaftar.

“Ini untuk menjadi contoh juga kepada masyarakat supaya masyarakat lebih proaktif untuk mendaftarkan diri di Perlinsos. Tentu juga bisa dibantu oleh aparat-aparat pemerintah kecamatan, kelurahan sampai di lingkungan-lingkungan supaya target kita untuk Perlinsos di Kota Manado bisa tercapai sebelum bulan Oktober nanti,” terang Sualang.

Dengan dukungan penuh dari Dinas Sosial, Dukcapil, dan Kominfo, Pemkot Manado optimis target cakupan Perlinsos dapat terpenuhi tepat waktu. Hal ini akan memudahkan distribusi bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel bagi warga Manado yang berhak menerimanya. (ferry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *