TransNusa Resmi Buka Rute Manado–Ternate, Layani Dua Penerbangan Setiap Hari dengan Pesawat ARJ21

Koran Manado News— Maskapai TransNusa resmi membuka layanan penerbangan rute Manado–Ternate yang menghubungkan Bandara Sam Ratulangi Manado dengan Bandara Sultan Babullah Ternate. Penerbangan perdana menggunakan pesawat Airbus Regional Jet 21 (ARJ21) dengan nomor penerbangan 8B-292, yang berangkat dari Manado pada pukul 07.30 WITA.

Bacaan Lainnya

Selain penerbangan 8B-292, TransNusa juga melayani penerbangan dengan nomor 8B-296 pada pukul 10.20 WITA. Kedua penerbangan tersebut beroperasi setiap hari (daily), sehingga masyarakat kini memiliki tambahan pilihan perjalanan udara antara Manado dan Ternate sebanyak dua kali dalam sehari.

Penerbangan perdana 8B-292 membawa sebanyak 62 penumpang. Kehadiran rute baru ini menjadi langkah TransNusa dalam memperkuat konektivitas udara antara Sulawesi Utara dan Maluku Utara, sekaligus memberikan alternatif transportasi udara bagi masyarakat, wisatawan, maupun pelaku usaha yang melakukan perjalanan di kedua wilayah tersebut.

Prosesi inaugurasi penerbangan perdana TransNusa dihadiri oleh General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, yang akrab disapa Oki, Direktur Utama PT TransNusa Aviation Mandiri, Bayu Susanto, Perwakilan Kepala Otband wil VIII , General Manager Airnav, Kepala Stasiun Meteorologi kelas II Sam Ratulangi Manado, dan Kapolsek Bandara Sam Ratulangi ditandai dengan pengalungan bunga dan pemotongan kue bertepatan dengan Ulang Tahun TransNusa.

Dalam sambutannya, Bayu Susanto mengatakan pembukaan rute Manado–Ternate merupakan bagian dari strategi pengembangan jaringan TransNusa, khususnya karena Manado dinilai memiliki posisi strategis sebagai salah satu hub penerbangan di kawasan Indonesia Timur.

“Pengembangan rute ini dilakukan karena Manado merupakan salah satu hub kami untuk melayani kawasan Indonesia Timur dan Utara. Potensinya cukup besar dan kami melihat hasilnya juga cukup baik. Kebetulan hari ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun TransNusa.

Pada 19 Agustus ini, TransNusa juga sudah mendapatkan sertifikat AOC (Air Operator Certificate) atau Sertifikat kelaikudaraan Standart,” ujar Bayu.

Bayu menambahkan, TransNusa akan terus melakukan pengembangan jaringan penerbangan. Setelah rute Denpasar–Lombok dan sejumlah rute lainnya, maskapai juga menyiapkan pembukaan rute menuju Wakatobi. Dalam waktu sekitar dua minggu, TransNusa juga akan membuka rute Jakarta–Lampung, Kuala Lumpur–Denpasar, serta Denpasar–Phuket, Thailand.

“Kami berharap Manado dapat terus menjadi hub untuk kawasan timur dan utara Indonesia,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Oki menyampaikan apresiasinya atas dibukanya rute baru TransNusa yang dinilai dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di kawasan timur Indonesia.

“Kami menyambut baik hadirnya penerbangan TransNusa pada rute Manado–Ternate. Penambahan dua penerbangan setiap hari ini memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat dan tentunya semakin memperkuat konektivitas antara Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Kami berharap penerbangan ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi mobilitas masyarakat, pariwisata, serta aktivitas ekonomi di kedua daerah,” ujar Oki.

Saat ini, rute Manado–Ternate telah dilayani oleh beberapa maskapai. Sebelum kehadiran TransNusa, Wings Air melayani rute tersebut sebanyak dua kali sehari setiap hari, sementara Sriwijaya Air melayani satu penerbangan setiap hari.

Dengan masuknya TransNusa dan tambahan dua penerbangan harian, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan jadwal perjalanan udara antara Manado dan Ternate.

Kehadiran layanan TransNusa diharapkan tidak hanya meningkatkan pilihan penerbangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan konektivitas, pariwisata, perdagangan, serta aktivitas perekonomian antara Manado dan Ternate.

Ke depan, peningkatan frekuensi dan pilihan penerbangan diharapkan dapat menciptakan konektivitas udara yang semakin kuat di kawasan Indonesia Timur. Dengan tersedianya lebih banyak pilihan jadwal, masyarakat, wisatawan, maupun pelaku usaha diharapkan semakin mudah melakukan perjalanan antara Manado dan Ternate.

“Harapan kami, rute Manado–Ternate ini dapat berjalan dengan baik, mendapatkan respons positif dari masyarakat, dan terus berkembang ke depannya.

Semakin kuat konektivitas udara, semakin besar pula peluang bagi pertumbuhan pariwisata dan perekonomian daerah. Kami tentu berharap kerja sama antara maskapai, pengelola bandara, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder dapat terus terjalin untuk menghadirkan konektivitas udara yang semakin baik,” tutup Oki.

Dengan beroperasinya TransNusa dua kali setiap hari, rute Manado–Ternate diharapkan menjadi salah satu jalur penerbangan yang semakin strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat serta memperkuat hubungan ekonomi dan pariwisata antara Sulawesi Utara dan Maluku Utara. (ferry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *