Koran Manado News –Matangkan pelaksanaan Pesta Seni Remaja (PSR) GMIM 2026, Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM menggelar dalam rapat bersama setelah pendaftaran resmi ditutup Minggu, 28 Juni 2026 Pukul 24.00 Wita, terdata peserta membludak yang mencapai ribuan orang.
Rapat koordinasi tersebut melibatkan panitia PSR GMIM 2026 Seksi Sekretariat, Seksi Pubdok dan Multimedia, bersama Korbid Pengembangan Minat dan Bakat (PMB) dan Korbid Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Sekretariat Panitia Lokal (Panlok), bertempat di Konsistori GMIM Betania Teling Tingkulu, Senin, (29/06/2026).
Sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari finalisasi urutan tampil, sinkronisasi data peserta dengan kebutuhan teknis, pembagian tugas setiap bidang, hingga alur pelaksanaan kegiatan.
Ketua KPRS GMIM, Pnt. dr. Michaela E. Paruntu, MARS, mengatakan koordinasi menjadi langkah krusial agar seluruh rangkaian PSR berjalan tertib dan lancar.
“Rapat ini sangat penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pesta Seni Remaja GMIM Tahun 2026. Sinergi semua bidang akan menjadi kunci agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik,” ujar Ka’Micha.
Hal senada disampaikan Sekretaris KPRS GMIM, Pnt. Melky R. Pattiwael, M.Si. Menurutnya, kesiapan teknis harus dipastikan sejak dini mengingat jumlah peserta yang sangat besar.
“Melalui rapat ini kami menyinkronkan data peserta dengan kebutuhan teknis serta memastikan pembagian tugas setiap bidang berjalan optimal. Harapannya seluruh proses pelaksanaan PSR nanti berlangsung lancar tanpa kendala berarti,” ujar Ka’Melky.
Ketua Umum Panitia PSR GMIM Tahun 2026, Pnt dr Richard Sualang, mengatakan panitia sudah sangat siap.
“Dari segi teknis kita sudah di kisaran 80 persen kesiapannya. Sabtu 4 Juli nanti dilaksanakan Technical Meeting sekalian cabut nomor urut peserta di GMIM Bethesda Ranotana.
Saat ini panitia umum juga sementara menunggu konfirmasi dari KPRS terkait jumlah peserta yang akan ikut pada setiap kategori, itu penting untuk nantinya dikordinasikan ke setiap panitia lokal guna menyiapkan konsumsi dan akomodasi,” ujar Wakil Walikota Manado ini.
Diapun berharap, semua pembina remaja se GMIM yang akan mengikuti PSR tahun ini akan benar benar mempersiapkan remaja yang akan ikut sehingga benar benar tampil terbaik demi kemuliaan nama Tuhan.
Sesuai data panitia menunjukkan tingginya animo remaja GMIM mengikuti ajang tahunan tersebut.
Kategori Small Mixed Choir menjadi yang terbanyak dengan 1.397 peserta dari 50 tim, disusul Big Mixed Choir yang diikuti 1.342 peserta dari 30 tim.
Sementara itu, Tambourine Seri B diikuti 411 peserta dari 109 tim, sedangkan kategori Equal Voice diikuti 351 peserta dari 14 tim. Untuk cabang Baca Mazmur Madya, tercatat 305 peserta perorangan, dengan pelaksanaan lomba diperkirakan berlangsung selama tiga hari.
Melihat besarnya jumlah peserta dari berbagai wilayah pelayanan GMIM, panitia optimistis PSR GMIM 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni, tetapi juga wadah pembinaan iman, pengembangan talenta, serta mempererat kebersamaan remaja GMIM di seluruh wilayah pelayanan.
Nampak hadir rapat koordinasi bersama tersebut, Wakil Ketua KPRS GMIM, Pnt Stevie Kaligis, SE,MM,Ak,CA dan Anggota KPRS GMIM, yakni Pnt Meylany Mongilala, ST, Pnt Risky Tombeng, SKM, Pnt Herald Pangkey dan Pnt Christian Welang, SE.
Berikut jumlah peserta PSR di masing-masing lomba:
D







