Pemkot Manado melalui PDAM Wanua Wenang Salurkan 38.500 Liter Air Bersih di Pulau Bunaken

Koran Manado News – Pemerintah Kota Manado merespons cepat keluhan masyarakat di wilayah kepulauan yang terdampak kekeringan akibat fenomena El Nino. Melalui sinergi erat antara Pemkot Manado, PDAM Wanua Wenang, PT Pelni, KSOP Manado, dan Dinas Perhubungan, aksi tanggap darurat dilakukan dengan mengirimkan pasokan air bersih langsung ke Pulau Bunaken.

Bacaan Lainnya

Penyaluran bantuan ini memanfaatkan armada kapal rede Pelni, KM Gandha Nusantara 18. Kapal tersebut mengangkut air bersih dari tangki darat lalu memompanya langsung ke penampungan masyarakat setibanya di Dermaga Negeri Bunaken.

Bantuan dikirimkan dalam beberapa tahap, dengan jadwal pengiriman utama pada tanggal 11 dan 18 Agustus 2026.

Pengiriman pertama pada 11 Agustus sebanyak 4 tandon 5500 liter air, sehingga total pasokan yang disiapkan mencapai 22.000 liter air bersih. Dan, pengiriman kedua 18 Agustus sebanyak 3 tandon 5500 liter air, sehingga total pasokan yang disiapkan mencapai 16.500 liter air bersih.

 

 

 

Direktur Utama PDAM Wanua Wenang Manado, Meiky Taliwuna, S.E., M.M., menegaskan bahwa langkah taktis ini merupakan komitmen nyata perusahaan dalam menghadirkan solusi cepat bagi warga yang krisis air bersih.

“Sesuai dengan arahan Bapak Wali Kota Andrei Angouw, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih di wilayah kepulauan harus menjadi prioritas utama kami. Penyaluran bantuan melalui armada kapal ini merupakan solusi jangka pendek darurat demi menjamin konsumsi warga tetap aman di tengah cuaca ekstrem,” ujar Meiky Taliwuna.

Ia juga menambahkan bahwa PDAM Manado terus berkoordinasi secara teknis untuk mencari solusi jangka panjang bagi ketahanan air di Kecamatan Bunaken Kepulauan.

” Jadi, total air bersih yang disalurkan Pemkot Manado melalui PDAM Wanua Wenang untuk masyarakat Pulau Bunaken hingga hari ini berjumlah 38.500 liter,” tandas Taliwuna.

Camat Bunaken Kepulauan, Immanuel Mandak, SE menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Wali Kota Manado, Andrei Angouw, atas respon taktis ini.

“Bantuan pasokan tersebut dinilai sangat krusial dalam memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga warga kepulauan selama sumber air alami mereka menyusut,” ujar Mandak, Selasa,(18/08/2026)

Mandak menambahkan, Sinergi lintas instansi ini diharapkan terus berjalan konsisten hingga situasi iklim kembali normal dan pasokan air warga stabil kembali.(ferry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *