Bianca Tenda Dinobatkan sebagai Juara I Putri Remaja Teladan GMIM Wilayah Manado Winangun 2026

Koran Manado News  – Kerja keras, ketekunan, dan konsistensi yang ditunjukkan Bianca Anabel Rahel Tenda sepanjang rangkaian Pemilihan Remaja Teladan GMIM Wilayah Manado Winangun Tahun 2026 akhirnya membuahkan hasil membanggakan. Remaja utusan GMIM Yesus Memberkati Citraland itu berhasil dinobatkan sebagai Juara I Putri Remaja Teladan GMIM Wilayah Manado Winangun Tahun 2026 pada malam Grand Final yang berlangsung di GMIM Eben Haezer Winangun, Sabtu (18/7).

Pemilihan Remaja Teladan merupakan program pembinaan yang diselenggarakan oleh Komisi Pelayanan Remaja (KPR) GMIM Wilayah Manado Winangun untuk membentuk generasi muda GMIM yang memiliki karakter Kristiani, wawasan Alkitabiah, jiwa kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta semangat melayani. Pemenang dalam ajang ini selanjutnya akan mewakili GMIM Wilayah Manado Winangun pada Pemilihan Remaja Teladan tingkat Rayon/Sinode GMIM.

Sebanyak 16 finalis utusan jemaat-jemaat GMIM se-Wilayah Manado Winangun mengikuti seluruh rangkaian penilaian hingga malam Grand Final.

Perjalanan Bianca menuju gelar juara bukanlah hasil yang diraih dalam semalam. Sejak tahapan awal seleksi, siswi SMA Negeri 9 Manado Program Bina Khusus (Binsus) Kelas XI IPA ini tampil konsisten dengan meraih nilai tertinggi 83,29 pada tes tertulis dan wawancara.

Seluruh finalis kemudian mengikuti berbagai tahapan penilaian yang dirancang untuk mengukur kemampuan intelektual, karakter, kreativitas, kepemimpinan, serta kemampuan berkomunikasi. Setelah menerima pembekalan dari Bank Indonesia, para finalis mendapat tugas membuat video edukasi bertema “Cinta Rupiah” sebagai bagian dari penilaian.

Pada tahapan karya ilmiah, Bianca mempresentasikan makalah berjudul “Pengaruh Eksklusivitas Pergaulan terhadap Pembentukan Karakter Solidaritas Remaja GMIM dalam Pelayanan Gereja.” Melalui karya ilmiah tersebut, Bianca mengangkat pentingnya membangun karakter solidaritas dan semangat kebersamaan melalui pola pergaulan yang sehat di kalangan remaja gereja.

Kemampuan berbahasa Inggris para finalis diuji melalui English Speech, kemudian dilanjutkan dengan Talent Show. Bianca kembali menunjukkan kemampuannya dengan membawakan monolog dalam bahasa Inggris, yang mendapat apresiasi dari dewan juri atas penguasaan materi, ekspresi, serta kemampuan komunikasinya.

Puncak penilaian berlangsung pada malam Grand Final. Setelah melalui sesi keyword question, Bianca berhasil melaju ke babak tiga besar bersama dua finalis lainnya. Pada babak penentuan, ketiga finalis kembali diuji melalui pertanyaan dewan juri yang menilai wawasan, karakter, kemampuan berpikir kritis, serta cara menyampaikan gagasan. Berdasarkan akumulasi nilai dari seluruh tahapan penilaian, dewan juri akhirnya menetapkan Bianca Anabel Rahel Tenda sebagai Juara I Putri Remaja Teladan GMIM Wilayah Manado Winangun Tahun 2026.

Bianca merupakan putri kedua dari pasangan Benny Tenda, S.IP dan Merly Meike Mende, S.Sos. Selain aktif dalam pelayanan remaja di jemaat, ia juga memiliki cita-cita menjadi seorang dokter, sebagai wujud kerinduannya untuk melayani masyarakat melalui dunia kesehatan.

Ketua Panitia, Kak Christisya Sigarlaki, selaku Ketua Ikatan Remaja Teladan GMIM Wilayah Manado Winangun, menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah mengikuti setiap tahapan dengan penuh dedikasi, disiplin, dan sportivitas.

Sementara itu, Ketua Komisi Pelayanan Remaja GMIM Wilayah Manado Winangun, Pnt. Okstesi Runtu, SH., M.Si, berharap para pemenang dapat menjadi teladan bagi remaja GMIM serta terus mengembangkan talenta yang Tuhan percayakan demi kemuliaan nama Tuhan.

Ketua Jemaat GMIM Yesus Memberkati Citraland, Pdt. Altje Kalalo, S.Th., M.Th., turut menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih Bianca.

“Puji Tuhan atas penyertaan-Nya. Kami bersyukur Bianca boleh memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama jemaat. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, doa, serta penyertaan Tuhan. Kiranya Bianca tetap rendah hati, terus bertumbuh dalam iman, dan semakin setia melayani Tuhan,” ujar Pdt. Altje Kalalo.

Rasa syukur juga disampaikan kedua orang tua Bianca.

“Sejak awal kami selalu mengingatkan Bianca bahwa tujuan mengikuti Pemilihan Remaja Teladan bukanlah mengejar mahkota atau gelar, melainkan menikmati setiap proses pembentukan karakter, iman, dan jiwa pelayanan. Apa pun hasilnya, kami sudah bangga melihat bagaimana Tuhan membentuk hidupnya. Gelar Juara I ini adalah bonus dari penyertaan Tuhan, kerja keras, disiplin, serta doa banyak orang. Kiranya Bianca tetap rendah hati, terus mengandalkan Tuhan, dan menjadi terang bagi sesama,” ungkap Benny Tenda, S.IP dan Merly Meike Mende, S.Sos.

Sementara itu, Bianca mengaku bersyukur atas penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan kompetisi.

“Saya bersyukur kepada Tuhan Yesus atas setiap penyertaan-Nya dalam seluruh proses yang saya jalani. Terima kasih kepada Mama dan Papa, keluarga, Ketua Jemaat, Komisi Pelayanan Remaja, para pembina, panitia, dan seluruh jemaat GMIM Yesus Memberkati Citraland yang terus mendoakan dan mendukung saya. Kemenangan ini saya persembahkan untuk kemuliaan Tuhan. Saya percaya ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus belajar, bertumbuh, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang semakin berguna bagi Tuhan, gereja, dan sesama,” tutur Bianca.

Keberhasilan Bianca menjadi kebanggaan bagi keluarga besar GMIM Yesus Memberkati Citraland. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi remaja GMIM untuk terus bertumbuh dalam iman, mengembangkan talenta yang Tuhan percayakan, serta menjadi generasi muda yang berkarakter Kristus, berintegritas, dan siap melayani di tengah gereja maupun masyarakat. (ferry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *