Koran Manado News – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam acara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Manado Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Aula Serbaguna pada Sabtu (15/8/2026), dua hari sebelum puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Manado dr Richard Sualang, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado dr Steaven Dandel, Dandim 1309/Manado Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi, SE, M. Tr (Han), Mewakili Kapolres Manado, Kaban Kesbangpol Sonny Takumansang , jajaran Pemkot Manado, serta orang tua dari Paskibraka dan undangan lainnya.
Dalam upacara tersebut, sebanyak 38 anggota Paskibraka, yang terdiri dari 19 putra dan 19 putri, secara resmi dikukuhkan.
Mereka telah melewati tahapan seleksi ketat, pembinaan karakter, serta latihan fisik dan mental yang intensif selama masa karantina.
Kini, mereka siap mengemban tugas suci untuk mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih dalam Upacara Detik-Detik Proklamasi pada 17 Agustus 2026 nanti.
Dalam amanatnya, Wali Kota Andrei Angouw menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan sebuah kepercayaan besar dan kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Banyak selamat kepada adik-adik sekalian telah dikukuhkan sebagai Paskibraka Kota Manado tahun 2026, selamat bertugas, semoga selalu dituntun oleh Tuhan Yang Maha Esa,”.ucap Angouw.
Ia juga mengingatkan bahwa Paskibraka ini akan melekat pada diri adik-adik sekalian sepanjang usia kalian semua. Berharap kalian menjadi contoh, kalian adalah pilihan dan harus menjadi contoh pada teman yang lain.
“Menjadi anggota Paskibraka adalah misi mulia yaitu menjaga kehormatan Sang Merah Putih, mengibarkannya dengan penuh tanggung jawab serta menjadi teladan dalam menumbuhkan semangat nasionalisme, patriotisme, dan cinta tanah air,” ujar Wali Kota.
Ia menegaskan bahwa tugas ini merupakan amanat untuk mengamalkan nilai-nilai luhur seperti pengorbanan, persatuan, kedisiplinan, dan kebersamaan.
Wali Kota juga berpesan agar para anggota tidak menganggap remeh kesempatan ini, karena tidak semua generasi muda mendapatkan privilese untuk berdiri di barisan depan pada momen bersejarah bangsa.
Wali Kota berharap pengalaman selama masa karantina dan pelatihan dapat membentuk karakter yang tangguh.
Ia mengajak para anggota Paskibraka untuk menjadi generasi muda yang berakhlak baik, cerdas, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian tinggi bagi nusa dan bangsa.
“Jadilah generasi muda yang memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik serta memiliki semangat untuk mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” pesannya.
Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, serta tetap fokus dan kompak di bawah bimbingan para instruktur hingga hari H pelaksanaan tugas.
Pada kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para orang tua dan pihak sekolah atas dukungan moral dan material yang diberikan selama proses seleksi dan pelatihan.
Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada para pembina dan instruktur atas dedikasi, kesabaran, dan kerja keras mereka dalam mencetak calon Paskibraka yang siap tampil prima.
“Selamat atas pengukuhan anggota Paskibraka Kota Manado Tahun 2026. Semoga Tuhan Yang Maha Esa akan menyertai tugas dan pengabdian kita sekalian untuk Indonesia yang bermartabat, berdaulat, adil, dan makmur,” tutup Wali Kota.
Dengan dikukuhkannya 38 anggota ini, Pemerintah Kota Manado optimis bahwa rangkaian upacara Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026 akan berjalan dengan lancar, khidmat, dan membanggakan seluruh masyarakat Manado. (ferry)






