Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan Nasional di HUT ke-81 RI, Laba Bersih Pegadaian Semester 1 2026 Tumbuh 84,4 persen YoY

Koran Manado News— Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk menambah spirit kinerja dan pencapaian PT Pegadaian sebagai bagian dari BUMN untuk meningkatkan kekuatan ekonomi Nasional.

Dimana laba bersih Pegadaian pada Semester 1 tahun 2026
tercapai sebesar 6,59 Triliun Rupiah, tumbuh sebesar 84,4 persen secara Year over Year dibandingkan tahun 2025.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan dalam amanat yang dibacakan Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado, Maksum saat upacara peringatan HUT ke 81 RI di halaman Kantor Wilayah Pegadaian V Manado, Senin, 17 Agustus 2026.

Menurutnya, Sebagai Insan Pegadaian, tentunya merupakan suatu kebanggaan.Namun, saya ingin menegaskan bahwa apresiasi tersebut bukanlah tujuan akhir. Justru ini adalah tantangan awal dari amanah dan tanggung jawab yang lebih besar, dimana kita semakin dituntut memiliki komitmen dan
konsistensi untuk bekerja dengan lebih baik, lebih keras dan lebih berintegritas.

Damar mengatakan, peran strategis Bank Emas Indonesia
yang beroperasi di Pegadaian telah mengelola 153 ton emas dengan nilai sekitar Rp360 triliun.

“Kekayaan Indonesia harus mampu memperkuat tabungan, pembiayaan, dan perekonomian nasional.

Emas Indonesia tidak cukup hanya ditambang. Kita juga harus mampu membangun ekosistem emas mandiri, yang bertujuan membuat emas tersebut disimpan, dikelola, diperdagangkan, dan memberikan nilai tambah di
negeri sendiri, ” kata Damar.

Lanjutnya, Pegadaian memiliki peran, amanah dan tanggung jawab yang juga semakin besar.
Kita tidak hanya dituntut mampu berbicara mengenai pertumbuhan kinerja Bank Emas, tetapi juga tentang bagaimana Pegadaian dapat hadir dan berperan dalam menjaga dan mengoptimalkan aset emas di masyarakat, mendorong literasi dan edukasi emas lintas generasi, memperluas inklusi keuangan berbasis
emas, turut aktif membangun ekosistem emas Nasional, dan pada akhirnya meningkatkan kontribusi terhadap kedaulatan ekonomi Indonesia.

“Mari kita buktikan bahwa Pegadaian tidak hanya mampu bertumbuh sebagai sebuah perusahaan, tetapi juga
mampu hadir sebagai salah satu pilar kekuatan bangsa, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan pembangunan Nasional, guna mewujudkan negara Indonesia yang semakin berdaulat, adil, dan
makmur, ” ajak Damar.

Menurutnya, emas Indonesia tidak cukup hanya ditambang, tetapi perlu dikelola dalam sebuah ekosistem yang mampu menciptakan nilai tambah di dalam negeri.

“Emas Indonesia tidak cukup hanya ditambang. Kita juga harus mampu membangun ekosistem emas mandiri, yang bertujuan membuat emas tersebut disimpan, dikelola, diperdagangkan, dan memberikan nilai tambah di negeri sendiri,” kata Damar.

Ia mengatakan pengembangan ekosistem emas harus dibarengi dengan peningkatan literasi masyarakat.

Pegadaian pun terus mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan kepemilikan emas melalui berbagai produk dan layanan.

Edukasi kepada masyarakat juga diperkuat agar emas tidak hanya dipandang sebagai instrumen simpanan, tetapi dapat menjadi bagian dari aktivitas ekonomi nasional. Damar mengaitkan pengembangan ekosistem emas tersebut dengan makna kemerdekaan dan kedaulatan ekonomi Indonesia.

Di sisi lain, peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan Pegadaian Kanwil V Manado juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada insan Pegadaian yang memasuki masa purna bakti.

Surat keputusan pensiun diserahkan langsung oleh Maksum seusai upacara. Penyerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi perusahaan atas pengabdian dan kontribusi pegawai selama menjadi bagian dari Pegadaian.

Bagi Pegadaian, semangat kemerdekaan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara. Momentum 17 Agustus menjadi pengingat bagi seluruh insan perusahaan untuk terus memberikan kontribusi terhadap perekonomian sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. (ferry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *