Mitra, Koranmanadonews.com- Kepala Perwakilan BI Sulawesi Utara, Joko Supratikto, memaparkan pencapaian positif perkembangan ETPD di Kabupaten Minahasa Tenggara.
Pada Semester I-2026, Indeks ETPD Minahasa Tenggara tercatat naik menjadi 97,50%, dibanding semester sebelumnya yang sebesar 97,25%.
Capaian apik ini menempatkan Minahasa Tenggara pada peringkat ke-7 dari 70 kabupaten se-Sulawesi.
Meskipun demikian, Joko mengingatkan bahwa aspek realisasi masih menjadi tantangan utama yang harus terus ditingkatkan.
”Tantangan utama Pemkab Minahasa Tenggara ke depan adalah mengoptimalkan pemanfaatan kanal pembayaran nontunai secara nyata oleh masyarakat, sehingga transaksi penerimaan daerah dapat meningkat secara signifikan,” jelas Joko.
Sebagai bentuk dorongan semangat dan apresiasi atas komitmen digitalisasi di tingkat unit kerja, kegiatan HLM ini juga dirangkaikan dengan penyerahan insentif.
Penghargaan diberikan kepada unit kerja yang berhasil menghimpun pajak dan retribusi melalui kanal digital tertinggi, yaitu:
-Kategori SKPD: RSUD Mitra Sehat.
-Kategori Kecamatan: Kecamatan Ratahan dan Kecamatan Silian Raya.
Penghargaan ini mempertegas bahwa keberhasilan transformasi digitalisasi daerah memerlukan partisipasi aktif, kolaborasi, dan inovasi hingga ke level terdepan pelaksana layanan publik.
Melalui pelaksanaan HLM TP2DD ini, Pemkab Minahasa Tenggara dan Bank Indonesia berkomitmen mempererat sinergi untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang semakin transparan, efisien, dan akuntabel demi mendorong kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.






