Ketua Panitia SMSI ke-82 Tahun 2026, Recky Langie : Landasan Pelayanan GMIM ke Depan Telah Ditetapkan 

Koran Manado News – Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) secara resmi menetapkan Tata Gereja GMIM hasil Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) ke-82 Tahun 2026.

​Penetapan bersejarah ini dilaksanakan di tengah khidmatnya rangkaian Ibadah Perjamuan Kudus yang dipusatkan di Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, pada Minggu (27/9/2026) tepat pukul 00.11 WITA.

Bacaan Lainnya

Prosesi khidmat tersebut disaksikan langsung oleh seluruh peserta sidang dan panitia pelaksana.

​Ketua Panitia SMSI ke-82 Tahun 2026, Recky Langie, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya persidangan yang dinilai sarat akan tuntunan Roh Kudus.

Ia memaknai pencapaian ini sebagai fondasi penting bagi pelayanan gereja di masa depan.

​”Hari ini kita menciptakan suatu landasan pelayanan GMIM ke depan. Yang kalau saya melihat 2 hari sampai 3 hari ini, begitu karya Roh Kudus luar biasa di mana ada pesan-pesan yang disampaikan lewat gagasan, pemikiran, bahkan ide-ide. Semua ini saya boleh artikan sebagai satu legacy of grace, warisan kasih karunia yang harus kita juga titipkan buat anak cucu kita. Kita sudah menetapkan,” ujar Recky Langie dalam sambutannya.

​Kendati demikian, Recky mengingatkan seluruh warga gereja bahwa tantangan terbesar setelah penetapan ini adalah proses eksekusi di lapangan.

​”Tetapi saya hanya mengingatkan, yang berat adalah implementasi. Oleh karena itu mari kita, seluruh warga GMIM, untuk kita menjalankan perintah tata gereja dalam tugas pelayanan kita. Saya mengatakan ini perintah tata gereja, karena disitulah normal kaedah yang sudah terangkum,” imbuhnya.

​Pada kesempatan yang sama, Recky turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran pimpinan sinode atas kepercayaan yang diberikan kepada panitia.

​”Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada BPMS GMIM yang telah mempercayakan tugas kepelayanan ini kepada panitia. Kepercayaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus wujud nyata dari kebersamaan kita dalam melayani ladang pelayanan Tuhan,” ucap Recky.

​Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Recky memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang bekerja keras menyukseskan perhelatan akbar ini.

Pujian dan rasa bangga disampaikan kepada Panitia Pelaksana, BPMS, BPMW, para pendeta, anggota Majelis Sidang, para peninjau, hingga jajaran Panji Yosua yang tetap bersemangat melayani Tuhan.

Menurutnya, seluruh elemen menunjukkan dedikasi tinggi dengan meninggikan dan memuliakan nama Tuhan, di mana seluruh kepentingan berpusat kepada Tuhan Yesus atau Jesus At The Centre. (ferry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *